Pengiriman Cocomesh (Jaring Sabut Kelapa) Tujuan Musi Banyuasin untuk solusi pemulihan dan reklamasi lahan bekas pertambangan. Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dikenal sebagai salah satu wilayah yang kaya akan sumber daya alam, khususnya di sektor pertambangan. Namun, eksplorasi tambang meninggalkan tantangan lingkungan berupa vegetasi yang hilang, struktur tanah yang labil, dan tingginya risiko erosi.
Untuk mengatasi dampak tersebut, PT. Inti Buana Geosintetik secara resmi memberangkatkan armada pengiriman Cocomesh (Jaring Sabut Kelapa) menuju Musi Banyuasin. Pengiriman material geosintetik ramah lingkungan ini ditujukan untuk mendukung proyek rehabilitasi dan reklamasi lahan bekas tambang agar dapat kembali hijau dan produktif.
Fungsi Pemasangan Cocomesh dalam Reklamasi Lahan Pertambangan
Lahan bekas tambang umumnya memiliki karakteristik tanah yang sangat kering, miskin unsur hara, dan mudah tererosi oleh curah hujan. Penggunaan Cocomesh menjadi solusi teknis paling efisien karena berfungsi sebagai media tumbuh vegetasi sekaligus pengendali erosi alami.
1. Pencegah Erosi Permukaan
Serat sabut kelapa menahan laju air hujan (run-off) sehingga tanah tebing atau lereng tambang tidak tergerus longsor.
2. Menjaga Kelembapan Tanah
Material organik ini mampu menyerap dan menyimpan air dalam jumlah besar, memberikan kelembapan ideal bagi benih atau tanaman cover crop.
3. Pengurai Alami (Biodegradable)
Cocomesh akan mengurai secara alami dalam waktu 3–5 tahun, berubah menjadi humus yang memperkaya nutrisi tanah saat vegetasi utama sudah tumbuh kuat.
4. Kemudahan Pengaplikasian
Jaring sabut kelapa dapat digelar dengan cepat pada berbagai bentang alam, termasuk area lereng terjal di lokasi pertambangan.
Untuk kebutuhan pengadaan Cocomesh atau Coir Geotextile atau Jaring Sabut Kelapa untuk proyek Anda, ajukan permintaan penawaran harga jaring sabut kelapa melalui Marketing PT. Inti Buana Geosintetik melalui halaman kontak kami, atau langsung via Whatsapp marketing kami berikut.



