Standar Mutu Beton untuk Jalan di Indonesia, umumnya mengacu pada ketentuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Spesifikasi Umum Bina Marga.
Jenis Mutu Beton Berdasarkan Kelas Jalan
Penentuan mutu beton sangat bergantung pada apakah jalan tersebut akan menerima beban kendaraan berat atau hanya untuk akses lingkungan. Secara garis besar, mutu beton untuk jalan dibagi berdasarkan fungsi beban lalu lintasnya:
Jenis Perkerasan |
Mutu Beton (K) |
Mutu Beton |
Kegunaan Utama |
| Perkerasan Kaku (Rigid) | K-350 s/d K-500 | 28,5 s/d 40 MPa | Jalan Tol, Jalan Nasional, Jalan Provinsi (Lalu Lintas Berat). |
| Lantai Kerja (Lean Concrete) | K-125 s/d K-175 | 10 s/d 15 MPa | Lapisan pondasi bawah sebelum pelat beton inti dipasang. |
| Jalan Lingkungan | K-250 s/d K-300 | 20 s/d 25 MPa | Jalan perumahan atau akses kendaraan ringan/sedang. |
Plastik cor berfungsi sebagai moisture barrier yang mencegah air semen meresap ke dalam tanah dasar (subgrade), sehingga rasio air semen tetap terjaga sesuai spesifikasi teknis dan mencegah beton menjadi keropos atau kekurangan daya ikat.
Dengan mencegah hilangnya air secara mendadak ke tanah, plastik cor meminimalisir risiko retak rambut dan memastikan proses hidrasi semen berjalan optimal, yang pada akhirnya membuat hasil akhir beton lebih padat dan sesuai dengan mutu desain awal.
Jika Anda saat ini juga sedang mencari supplier plastik cor, kami PT. Inti Buana Geosintetik siap membantu Anda untuk mensuplai berbagai jenis alas cor sesuai kebutuhan proyek Anda.
Kami juga melayani jasa pengiriman alas cor untuk berbagai proyek pengecoran jalan di seluruh Indonesia.
Silahkan hubungi Marketing kami melalui halaman kontak, untuk permintaan penawaran harga alas cor dengan harga dan kualitas terbaik khusus untuk Anda. terima kasih.




